Minggu, 19 November 2017

Universitas terkemuka di Sumatera yang mengintegrasikan nilai-nilai Islami dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi                    Universitas terkemuka di Sumatera yang mengintegrasikan nilai-nilai Islami dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi                  

Silaturrahmi dan Ramah Tamah dengan Ketua Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah


Padang. Sebagai upaya peningkatan mutu dan kualitas tenaga pendidik, Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB) menggelar pertemuan, silaturrahmi dan ramah tamah dengan Ketua Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Hadir pada acara tersebut Prof. H. Lincolin Arsyad, M.Sc.,Ph.D memberikan motivasi dan arahan kepada seluruh tenaga pendidik dan kependidikan.
Rektor UMSB Dra. Novelti, M.Hum mengatakan bahwa menjadi sebuah keistimewaan bagi Perguruan Tinggi Muhammadiyah Sumatera Barat karena acara silaturrahmi dihadiri lansung oleh Majlis Diktilitbang PP Muhammadiyah. Acara yang digelar pada Jum’at 29 September 2017 itu memiliki harapan besar semoga ada perubahan secara intensif bagi perkembangan UMSB. Hadirnya Majelis Diktilitbang ini menurutnya, mampu memberikan inovasi baru dalam melakukan pengembangan perguruan tinggi dilingkungan Muhammadiyah. “kegiatan ini merupakan salah satu bentuk perwujudan perhatian Majelis Diktilitbang terhadap perguruan Tinggi Muhammadiyah secara umum dan di UMSB secara khusus. Kita berharap akan ada motivasi baru yang diberikan oleh Majlis Diktilitbang kepada seluruh tenaga pendidik dan kependidikan di UMSB ini,” Ujarnya.
Pada kesempatan ini, Prof. H. Lincolin Arsyad, M.Sc.,Ph.D memberikan motivasi dan inovasi kepada seluruh Sumber Daya Manusia (SDM) UMSB. Katanya, setiap perguruan tinggi Muhammadiyah perlu melakukan peningkatan kualitas tenaga Pendidik, termasuk di UMSB. Hal tersebut dilakukan dengan cara memberikan beasiswa kepada Dosen untuk melanjutkan studinya ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. “kita perlu mengkader dosen dari alumni kita sendiri. Jika alumni itu masih sarjana lanjutkan studi menjadi Master, jika masih Master kita harus mengusahakan agar dia menjadi Doktoral dan seterusnya,” tuturnya.