Kamis, 14 Desember 2017

Universitas terkemuka di Sumatera yang mengintegrasikan nilai-nilai Islami dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi                    Universitas terkemuka di Sumatera yang mengintegrasikan nilai-nilai Islami dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi                  

Laboratorium Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

1.1.      Laboratorium Bahasa

Laboratorium bahasa merupakan salah satu laboratorium yang ada di lingkungan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (FKIP UMSB). Laboratorium ini dibangun dan dimulai penggunaannya sejak tahun 2003 terutama untuk pembelajaran  Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Prodi Matematika, dan Prodi Pendidikan Bahasa Inggris.  Sebagai bagian dari kegiatan utama akademik, laboratorium  bahasa berfungsi memberikan pelayanan akademik dalam pembelajaran menyimak, dan  aplikasi bahasa Inggris serta pengembangan teori  pengajaran  untuk sekolah menengah. Dapat  dikatakan bahwa fungsi pelayanan laboratorium ini untuk peningkatan mutu pendidikan dan keterampilan mahasiswa dalam berpraktik bahasa dan bersastra sebagaimana dikembangkan dalam kurikulum Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni.

Laboratorium bahasa dikelola berdasarkan profesionalitas untuk mendukung suasana (atmosfer) akademik dan menunjang tercapainya kompetensi dasar mahasiswa dalam praktik berbahasa, dan menyimak. Pengelolaan laboratorium mengacu pada Standar Operational Procedures (SOP) sebagaimana pengelolaan laboratorium-laboratorium akademik yang lain. Laboratorium bahasa di FKIP UMSB didesain dengan memperhatikan aspek keselamatan dan kesehatan. Hal ini meliputi keamanan pengguna dan penempatan peralatan alektronik, listrik, dan berbagai sarana elektronik yang mendukung. Ruangan mempunyai sirkulasi udara yang cukup untuk dapat menjaga kesehatan para mahasiswa dan dosen selama menggunakan laboratorium bahasa tersebut. Analisis kinerja layanan di laboratorium ini dikelola dengan memperhatikan ketentuan manajerial yang profesional. Sarana pendukung administratif didokumentasikan secara rapi untuk mempermudah penggunaan dan memonitoringnya.

 

1)      Tujuan yang ingin dicapai oleh laboratorium bahasa adalah:

       a)    Mengembangkan program pembelajaran bidang menyimak, reading, dan speaking di lingkungan FKIP UMSB

       b)   Mengembangkan media pembelajaran audio visual  melalui pemanfaatan sarana dan prasarana laboratorium

       c)    Meningkatkan keterampilan secara profesional (profesional profesiency) dalam bidang menyimak, reading, danspeaking melalui pemanfaatan sarana dan prasarana laboratorium bahasa.

 

2)      Fasilitas Laboratorium Bahasa

Secara fisik, laboratorium ini menempati satu ruang khusus yang diberi nama laboratorium bahasa di kompleks FKIP UMSB. Laboratorium bahasa dilengkapi dengan  peralatan seperti : lampu, alat pengukur suara (recorder), boot, headset, ac,  televisi LCD mini, DCD Playertape recorder, Speker stereo,  speaker, meja dan kursi kontrol.

1.2.      Laboratorium Microteaching

Sebagai salah satu laboratorium di lingkungan FKIP UMSB, laboratorium microteaching mengemban visi menjadi laboratorium yang berstandar laboratorium pendidikan profesi guru.

Tujuan dari laboratorium microteaching adalah:

1)  Menyelenggarakan pendidikan prajabatan profesi keguruan dalam bentuk  program pembelajaran mikro (microteaching) yang beriorentasi pada pendidikan dan keterampilan dasar mengajar, baik latihan terisolasi maupun terinteraksi.

2)  Menyelenggarakan penelitian kependidikan dan teknologi pembelajaran.

3)  Menyelenggarakan pendidikan dan pelayanan pengembangan profesi keguruan pada masyarakat sekolah, baik di lingkungan sekolah negeri, swasta, maupun sekolah amal usaha Muhammadiyah.

Dengan misi di atas laboratorium microteaching FKIP UMSB merupakan sarana untuk mengembangkan tiga dimensi kompetensi mengajar yaitu (1) peforma skill, (2) cognitive procesess, dan (3) efective learning. Performanceskillmenekankan pada upaya peningkatan keterampilan mahasiswa praktek untuk dapat mengelola kelas dengan efektif lewat penguasaan keterampilan mengajar. Cognitiveprocesess menekankan pada pengembangan kemampuan kognitif dalam berbagai takarannya, sedangkan effectivelearning lebih pada mahasiswa praktek pada saat mengikuti matakuliahmicroteaching (praktik pengalaman lapangan 1) di kampus.

Matakuliah yang merupakan bagian integral dari bagian matakuliah praktik pengalaman lapangan II di sekolah tersebut memberikan pelatihan tahap awal dalam mencapai kompetensi mengajar melalui pengaktualisasi keterampilan dasar mengajar yang tekniknya dilakukan dengan cara melatihkan komponen-komponen kompetisi dasar mengajar dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, diharapkan mahasiswa  calon guru benar-benar mampu menguasai setiap komponen satu per satu (terisolasi) atau beberapa komponen secara terpadu (terintegrasi) dalam situasi pembelajar yang disederhanakan dengan model peerteaching.

(1)      Fasilitas Laboratorium Microteaching

Laboratorium microteaching FKIP UMSB menyediakan fasilitas yang memungkinkan mahasiswa praktik dapat berlatih mengajar dengan maksimal dan mampu mempergunakan teknologi dalam proses pelatihan tersebut, seperti kamera perekam, DVD player, TV dan dapat didokumentasikan dalam keping DVD. Hasil perekaman tersebut dimaksud sebagai bahan monitoring dan evaluasi bagi dosen, di samping ditayangkan di luar ruangan laboratorium untuk menghadirkan atmosfer akademik di lingkungan FKIP UMSB

Laboratorium microteaching fakultas dan tim pendidikan UMSB juga merupakan sarana untuk perancangan program pembelajaran dan penelitian pendidikan, baik  dosen ataupun mahasiswa. Dalam hal ini microteaching diharapkan dapat menjadi sarana pelayanan pendidikan yang lebih luas bagi dosen dan mahasiswa, yang insya Allah dapat mencapai mutu pendidikan yang lebih baik.