info@umsb.ac.id (0751) 482274

Muslim Yang Berilmu

Oleh: Humas UM Sumbar   |   Jumat,03 Februari 2023 11:11:00
Dibaca: 3066 kali
Foto oleh Chokniti Khongchum By Pexels

Humas UM Sumatera Barat - Dalam kesempatan yang mulia ini, mari kita senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah di setiap waktu dan situasi yang kita miliki. Maha pemurah Allah yang mengajarkan Al-Quran. Dia menciptakan manusia. Dia mengajarkan kepadanya berbicara. (QS. Ar-Rahman/55: 1-4)

Nabi Muhammad dalam ucapannya pernah menegaskan bahwa, siapa yang menghendaki kebaikan dunia hendaklah dengan ilmu, siapa yang menghendaki kebaikan akhirat hendaklah dengan ilmu, dan siapa yang menghendaki kebaikan keduanya hendaklah dengan ilmu. (Riwayat Thabarani).

Pada suatu malam Rasulullah datang ke masjid, kemudian beliau melihat Iblis berdiri di depan pintu. Melihat kehadiran Iblis tersebut lantas Rasulullah menegurnya seraya mengatakan, hai Iblis, apa yang kamu perbuat?

Iblis lalu menjawab, ya Rasulullah aku hendak masuk ke Masjid untuk menggoda orang yang shalat, tapi aku takut karena di dekatnya ada orang tidur.

Mendengar ucapan Iblis Rasulullah merasa heran dan kembali bertanya, mengapa kamu tidak takut kepada orang yang sedang shalat, padahal ia sedang berdialog dengan Tuhannya? Dan kenapa kamu takut terhadap orang yang sedang tidur? Bukankah ia dalam keadaan lalai?

Iblis lantas menjawab, ketahuilah ya Rasulullah orang yang sedang shalat itu adalah orang bodoh sehingga mudah bagiku untuk mengganggunya. Tetapi dia yang sedang tidur itu adalah orang berilmu, kalau pun aku berhasil merusak shalat orang bodoh itu, lalu orang yang berilmu terbangun, niscaya ia akan segera membetulkan shalat orang bodoh itu!

Kemudian Nabi Muhammad SAW bersabda, “Tidurnya orang alim itu lebih baik daripada ibadahnya orang bodoh.”

Dari sini kita dapat menyimpulkan jika menuntut ilmu merupakan suatu hal yang sangat penting untuk mewujudkan kebahagiaan di dunia dan akhirat. Islam menekankan kepada pemeluknya agar giat dalam menuntut ilmu. Para pendahulu kita, tidak pernah lelah dalam meningkatkan wawasan pengetahuannya sampai akhir hayat sebab mereka percaya dan meyakini bahwa pengetahuan senantiasa berkembang seiring dinamika zaman.

Allah SWT berfirman sebagai berikut, adakah orang yang khusyuk beribadah waktu malam, bersujud, dan berdiri memperhatikan hari akhirat, dan mengharapkan rahmat Tuhannya, sama dengan yang tidak melakukan? Katakanlah, adakah sama mereka yang mengetahui dengan yang tidak mengetahui? Hanya orang-orang yang arif yang dapat menerima peringatan. (QS. Az-Zumar / 39 : 9).

Islam adalah agama yang memuliakan orang berilmu, derajat orang-orang yang berilmu lebih tinggi dibandingkan orang yang tiada berilmu. Bahkan, ayat pertama yang diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad adalah perintah untuk membaca.

Sebagai kader dan aktivis persyarikatan, Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah (PHIWM) telah memberikan panduan dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi sebagaimana poin-poin berikut ini.

Pertama, setiap warga Muhammadiyah wajib untuk menguasai dan memiliki keunggulan dalam kemampuan ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai sarana kehidupan yang penting untuk mencapai kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat.

Kedua, setiap warga Muhammadiyah harus memiliki sifat-sifat ilmuwan, yaitu: kritis, terbuka menerima kebenaran dari manapun datangnya, serta senantiasa menggunakan daya nalar.

Ketiga, kemampuan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dengan iman dan amal saleh yang menunjukkan derajat kaum muslimin dan membentuk pribadi ulul-albab.

Keempat, setiap warga Muhammadiyah dengan ilmu pengetahuan yang dimiliki mempunyai kewajiban mengajarkannya kepada masyarakat luas, memberikan peringatan, memanfaatkan untuk kemaslahatan, dan mencerahkan kehidupan sebagai wujud ibadah, jihad, dan dakwah.

Kelima, menggairahkan dan menggembirakan gerakan mencari ilmu pengetahuan dan penguasaan teknologi, baik melalui pendidikan maupun kegiatan di lingkungan keluarga serta masyarakat luas sebagai sarana membangun peradaban Islam. Dalam kegiatan ini, termasuk menyemarakkan tradisi membaca di seluruh lingkungan warga Muhammadiyah.

Saudaraku dalam kesempatan ini, marilah sejenak kita berdoa semoga Allah memperkenankan segala kebaikan kepada kita, dan segala marabahaya dijauhkan dari kehidupan kita.

(*)

Artikel ini sudah terbit di Suara Muhammadiyah

Oleh Athiful Khoiri

***
Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Ayo Bergabung Bersama Fanpage UM Sumatera Barat  

Ikuti Juga Twitter UM Sumatera Barat  

***

SHARE :

Informasi

KONTAK

Alamat

Jln. Pasir Kandang No. 4 Koto Tangah, Padang,25172

Email

info@umsb.ac.id

Telp

(0751) 482274