info@umsb.ac.id 0823 8497 0907
WhatsApp
Berita

Seminar Pengusulan Pahlawan Nasional Buya Ahmad Syafii Maarif

Oleh: Humas UM Sumbar
Jumat, 17 Februari 2023
03:10:00
Dibaca: 979 kali
Seminar Pengusulan Pahlawan Nasional Buya Ahmad Syafii Maarif

Humas UM Sumatera Barat – Pemerintah Kabupaten Sijunjung mengadakan seminar nasional dan diskusi Aktual tentang Riwayat Hidup dan Perjuangan Buya Prof. Dr. H. Ahmad Syafii Maarif, MA di Balairung Lansek Manih, Muaro Sijunjung pada Selasa (14/2).

Seminar Nasional dan Diskusi Aktual tentang Riwayat hidup dan perjuangan buya Prof. Dr. H. Ahmad Syafii Maarif, MA ini adalah dalam rangka pengusulan gelar pahlawan nasional atas jasa dan kontribusi besar yang telah ditorehkan almarhum semasa hidupnya dalam memajukan bangsa, negara, keagamaan dan kemanusiaan.

Seminar nasional dan diskusi aktual ini dibuka secara resmi oleh Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir, SSTP, M.Si Sutan Gumilang (BDY) dengan menghadirkan pembicara Dr. H. Anwar Abbas, MM, M.Ag, Drs. Arif Nahari, M.Si, Drs. H. Ashabul Kahfi, M.Ag, Dr. Siti Fatimah, M.Pd., M.Hum, Dr. H. Shofwan Karim Elhusein, MA, serta penanggap Prof. Dr. Sudarnoto Abdul Hakim, MA dan Prof. Dr. Novesar Jamarun, MS dengan moderator Isral Naska, MA dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat.

Rektor Universitas Muhammadiyah (UM) Sumatera Barat Dr. Riki Saputra, MA dalam sambutannya mengatakan di Kampus UM Sumatera Barat telah didirikan Convention Hall Prof. Dr. H. Ahmad Syafii Maarif, MA dan beberapa waktu lalu mahasiswa KKN UM Sumatera Barat juga telah menginisiasi hingga diresmikannya museum Rumah Kecil Buya Ahmad Syafii Maarif di Nagari Sumpur Kudus Selatan.

Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir, SSTP, M.Si Sutan Gumilang (BDY) dalam pengantarnya menyampaikan pesan Buya Prof. Dr. H. Ahmad Syafii Maarif, MA semasa hidup bahwa “Sijunjung butuh pemimpin yang mau berlari”.

Saat ini kita mempersiapkan legalitas penggunaan nama Prof. Dr. H. Ahmad Syafii Maarif, MA sebagai nama RSUD, nama jalan, serta nama khasanah di Perpustakaan Daerah, papar Benny Dwifa.

Dr. H. Anwar Abbas, MM, M.Ag selaku Sekjen MUI sekaligus Ketua Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah yang membidangi UMKM, Pemberdayaan Masyarakat dan Lingkungan Hidup dalam pemaparannya menyampaikan jika Buya sangat membenci orang yang berbuat kemungkaran, bahkan orang terdekatnya pun akan dijadikan musuh oleh Buya Ahmad Syafii Maarif jika melakukan korupsi.

Dia mengungkapkan rasa dan mengaku salut dengan sikap pribadi Buya Syafii Maarif yang tulus dan punya prinsip moral yang teguh. Buya diakui sebagai tokoh yang banyak berjasa pada negeri ini. Beliau juga sosok yang menarik. Menarik karena beliau ini mengenal dunia tetapi tidak mudah tergoda, dia adalah tokoh yang sangat anti terhadap korupsi.

Dr. Siti Fatimah, M.Pd, M.Hum selaku Dekan Fakultas Ilmu Sejarah (FIS) Universitas Negeri Padang (UNP) dalam pemaparannya menyampaikan “Bicara tentang Buya Prof. Dr. H. Ahmad Syafii Maarif, MA tidak mungkin tuntas dalam sehari, berminggu-minggu pun tak cukup waktunya”.

 “Dimata murid-muridnya Buya Ahmad Syafii Maarif adalah orang yang selalu hangat, novelty (mengandung unsur kebaruan), dan pemahamannya medekonstruksi” lanjut Dr. Siti Fatimah, M.Pd, M.Hum.

“Bacalah karya beliau yang sudah 270 jumlahnya dan telah dikutip sebanyak lebih dari 3.000 kali, jangan hanya dengar cerita” kata Siti Fatimah menambahkan.

Dr. H. Shofwan Karim selaku Ketua Dewan Pakar Pusat Studi Islam dan Minangkabau (PSIM) UM Sumatera Barat menyampaikan bahwa Ahmad Syafii Maarif itu diksinya singkat tapi orang tersentuh.

Syafii Maarif sangat peduli terhadap pendidikan, salah satu wujudnya yaitu dengan diutusnya Inggit Prabowo bersama Sidiq Wahyu Oktavianto selaku AnakPanahMU ke Sumpur Kudus, kata Shofwan Karim melanjutkan.

Prof. Dr. Sudarnoto Abdul Hakim, MA selaku Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kajian Internasional yang menanggapi dalam seminar ini menyampaikan “Dibutuhkan kesungguhan, dokumen dan heritage dalam rangka proses pengajuan Pahlawan Nasional ini”.

Prof. Dr. Novesar Jamarun, MS yang juga Ketua Tim Peneliti Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) Provinsi Sumatera Barat mengatakan “Buya Prof. Dr. H. Ahmad Syafii Maarif, MA adalah orang yang tak mau diintervensi”.

“Pemikiran-pemikiran Buya Prof. Dr. H. Ahmad Syafii Maarif, MA yang hadir di Republika melalui kolom Resonansi sangat menyentuh, kemudian jika kita baca biografi Si Anak Kampung masih banyak yang harus diperbarui” demikian Prof. Dr. Novesar Jamarun, MS yang juga mantan Rektor ISI Padang Panjang ini menanggapi.

Seminar Nasional dan Diskusi Aktual tentang Riwayat Hidup dan Perjuangan Buya Prof. Dr. H. Ahmad Syafii Maarif, MA ini diikuti oleh Direktur Pemberdayaan Masyarakat Kemensos Republik Indonesia Drs. Arif Nahari, M.Si , Wakil Bupati Sijunjung H. Iraddatillah, S.Pt, Kadinsos Provinsi Sumbar, Ketua PWM Sumbar, Ketua beserta Anggota DPRD, Forkopimda, Ketua TP-PKK, Ketua GOW, Ketua PDM, Pimpinan OPD, Pimpinan BUMN/BUMD, Camat, Wali Nagari, Tokoh Masyarakat, serta AnakPanahMU.

(*)

***
Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Ayo Bergabung Bersama Fanpage UM Sumatera Barat  

Ikuti Juga Twitter UM Sumatera Barat  

***

   

Komentar 0

Tulis Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Hubungi Kami

Kami siap membantu Anda. Jangan ragu menghubungi kami melalui informasi berikut.

Alamat

Jln. Pasir Kandang No. 4
Koto Tangah, Padang, 25172

Telepon

(0751) 482274