info@umsb.ac.id 0823 8497 0907
WhatsApp
Berita

"Politik Pertahanan": Memperkenalkan Perspektif yang Ringan dan Mendalam

Oleh: Humas UM Sumbar
Jumat, 08 Desember 2023
08:54:00
Dibaca: 1088 kali
"Politik Pertahanan": Memperkenalkan Perspektif yang Ringan dan Mendalam

Humas UM Sumatera Barat - Dr. Dahnil Anzar Simajuntak, seorang pakar politik yang dikenal luas, baru-baru ini meluncurkan bukunya yang berjudul "Politik Pertahanan". Buku ini menjadi sorotan karena mampu memberikan pencerahan yang singkat, padat, dan jelas tentang perkembangan pertahanan negara, mulai dari era Orde Lama hingga masa Reformasi.

Dosen Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat, Khairiyah, S.IP., M.Hub.Inter, memberikan pandangan tajam terhadap buku tersebut. Menurutnya, buku ini menjadi suatu terobosan dalam menjelaskan kompleksitas perkembangan pertahanan negara dengan bahasa yang mudah dipahami oleh masyarakat umum.

"Dahnil mampu menjelaskan perkembangan pertahanan negara mulai dari orde lama hingga masa reformasi secara singkat, padat, dan jelas. Buku ini dapat memberikan pemahaman masyarakat tentang pertahanan negara secara utuh dan benar terkait kebijakan pertahanan negara, termasuk modernisasi Alutsista," kata Khairiyah.

Buku ini dianggap sangat penting karena isu pertahanan selama ini kerap jauh dari pemahaman masyarakat luas dan hanya dibahas oleh kalangan tertentu. Melalui buku ini, isu pertahanan menjadi lebih dekat dengan masyarakat, disajikan dengan bahasa yang ringan dan mudah dipahami.

Salah satu aspek menarik dari buku ini adalah pembahasannya tentang tantangan yang dihadapi oleh Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan. Dengan detail yang memadai, buku ini membantu pembaca memahami arah kebijakan pertahanan yang diambil oleh Menteri Pertahanan.

Menurutnya, buku ini sangat komprehensif karena membahas berbagai aspek pertahanan, mulai dari konsepsi pertahanan rakyat semesta, pertahanan militer dan nirmiliter, hingga pandangan Menhan Prabowo terkait pertahanan kebudayaan dan ketahanan pangan.

Namun, ada catatan masukan terkait isu pertahanan internasional yang perlu diperluas, khususnya terkait Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) dan peran negara dalam menjaga teritorial laut Indonesia. Meskipun begitu, langkah-langkah militer yang diambil oleh pemerintah Indonesia belum dijelaskan secara spesifik.

Dalam konteks diplomasi pertahanan, buku ini mencatatkan bahwa Menhan Prabowo mengadopsi "hard diplomasi" dengan fokus pada pengadaan dan penguatan Alutsista. Pertanyaan pun muncul, apakah suatu hari nanti Indonesia dapat memaksimalkan "soft diplomasi" melalui pendekatan sosial dan budaya, serupa dengan upaya Korea Selatan dengan Korean Wave mereka.

Mengenai saran, pembahasannya tentang digital defense sangat diharapkan. Di tengah maraknya cybercrime seperti pencurian data pribadi dan serangan hacker, masyarakat perlu mendapatkan pemahaman lebih dalam tentang cyber defense. Mungkin hal ini dapat diakomodasi dalam buku-buku selanjutnya yang ditulis oleh Dr. Dahnil Anzar Simajuntak.

Frans Fradinen

Komentar 0

Tulis Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Hubungi Kami

Kami siap membantu Anda. Jangan ragu menghubungi kami melalui informasi berikut.

Alamat

Jln. Pasir Kandang No. 4
Koto Tangah, Padang, 25172

Telepon

(0751) 482274