info@umsb.ac.id 0823 8497 0907
WhatsApp
Berita

Seminar Nasional memeriakan Milad UMSB ke-64 tahun

Oleh:
Rabu, 20 November 2019
05:46:00
Dibaca: kali
Seminar Nasional memeriakan Milad UMSB ke-64 tahun

Ketua BPH UMSB memeberikan plakat kepada Rektor UNP

[HUMAS-UMSB]. Padang. Seminar Nasional memeriakan Milad UMSB ke-64 tahun, dengan tema “Pendidikan Tinggi Indonesia di Era Industri 4.0)”.

UNIVERSITAS Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB) sukses melaksanakan Seminar Nasional Bersama Narasumber Nadiem Anwar Makarim, B.A., M.B.A selaku Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Prof. Ganefri, Ph.D selaku Rektor Universitas Negeri Padang dan Dr. Riki Saputra, MA selaku Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat bertempat di Compention Hall UMSB Kampus I Padang, Senin, (18/11/2019).

Dalam seminar nasional tersebut dihadiri oleh Rektor UMSB, Wakil Rektor I&III, Wakil Rektor II&IV UMSB, Bapak Nadiem Anwar Makarim, B.A., M.B.A, Prof. Ganefri, Ph.D. serta Dosen, Karyawan dan Mahasiswa UMSB.

Acara dibuka dengan kata sambutan dari Bapak Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB) Dr. Riki Saputra, MA. menyampaikan ucapan terimakasih kepada Bapak Nadiem Anwar Makarim, B.A., M.B.A, selaku Narasumber diacara seminar nasional ini, akan tetapi beliau tidak dapat hadir, karena ada urusan penting yang tidak bisa ditinggalkan. Dan ucapan terimakasih juga kepada Bapak Prof. Ganefri, Ph.D selaku Rektor Universitas Negeri Padang (UNP) yang sudah hadir di tengah-tengah kita semua dan sekaligus menjadi narasumber dalam seminar nasional ini. Ujar Riki Saputra.

Selanjutnya seminar nasional dilanjutkan dengan presentasi oleh Bapak Prof. Ganefri, Ph.D. Menurut beliau mengatakan, Perguruan tinggi adalah agen utama dari pembaharuan dalam kehidupan bernegara, Perguruan Tinggi sebagai penghasil tenaga kerja yang bermutu, sebagai lembaga pelatihan bagi karier peneliti dan sebagai organisasi pengelola pendidikan yang efisien serta sebagai upaya memperluas dan mempertinggi pengkayaan kehidupan yang mempunyai tujuan yaitu “Tri Dharma Perguruan Tinggi” yang menghasilkan output yang dibutuhkan masyarakat dalam membangun Indonesia.

“Perguruan tinggi sebagai institusi pendidikan memiliki peran yang sangat besar dalam upaya pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan peningkatan daya saing bangsa. Agar peran yang strategis dan besar tersebut dapat dijalankan dengan baik, maka sumber daya manusia perguruan tinggi haruslah memiliki kualitas yang unggul terutama bagi dosen sebagai tenaga pengajar”. Ujarnya

Sambung lagi Ganefri, Struktur perguruan tinggi di Indonesia terbagi menjadi dua jalur, yaitu jalur pendidikan akademik yang diarahkan pada penguasaan ilmu pengetahuan dan pengembangannya, dan lebih mengutamakan peningkatan mutu serta memperluas wawasan ilmu pengetahuan seperti pada sekolah tinggi, institut, dan universitas. Sedangkan jalur Pendidikan profesional diarahkan pada kesiapan penerapan keahlian tertentu, serta mengutamakan peningkatan kemampuan/ ketrampilan kerja atau menekankan pada aplikasi ilmu dan teknologi. Seperti pada akademi, politeknik, sekolah tinggi, institut, dan universitas.

“Untuk pengelolaan perguruan tinggi yang terdapat pada Rancangan Undang-undang Perguruan Tinggi dalam pasal 74,75,76,77,78,79,80,81 dan 82 berupaya agar perguruan tinggi berkualitas, sehingga dengan demikian dapat menghasilkan Sumber Daya Manusia yang berkompeten dan dapat bersaing dibangsa lain”. Tuturnya. (Padang, 18/11/2019)

Komentar 0

Tulis Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Hubungi Kami

Kami siap membantu Anda. Jangan ragu menghubungi kami melalui informasi berikut.

Alamat

Jln. Pasir Kandang No. 4
Koto Tangah, Padang, 25172

Telepon

(0751) 482274