info@umsb.ac.id 0823 8497 0907
WhatsApp
Berita

Seminar Internasional UMSB bersama Menteri Senior Combodia dan Parlemen Senior Tangan Kanan Anwar Ibrahim Malaysia

Oleh:
Senin, 09 Desember 2019
03:40:00
Dibaca: kali
Seminar Internasional UMSB bersama Menteri Senior Combodia dan Parlemen Senior Tangan Kanan Anwar Ibrahim Malaysia

pemberian cendramata Oleh Rektor UMSB kepada Dato Otsman Hassan selaku Menteri Senior Combodia

[HUMAS-UMSB]. Seminar Internasional Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB) menghadirkan narasumber antara lain : Dato  Otsman Hassan (Menteri Senior Combodia), Naggota ( Parlemen Senior Tangan Kanan Anwar Ibrahim Malaysia), Mahyudin Ritonga (Direktur Pascasarjana), dan moderator, Ahmad Lahmi (Dosen UMSB) di Convention Hall Kampus UMSB I Padang. (Jum’at 06/12/2019).

Dalam sambutannya, Rektor UMSB, Dr. Riki Saputra, MA., megucapkan selamat datang dan terimakasih kepada Bapak Dato  Otsman Hassan selaku Menteri Senior Combodia, dan juga Bapak Naggota selaku Parlemen Senior Tangan Kanan Anwar Ibrahim Malaysia di Indonesia dan sudah menyempatkan hadir di UMSB. Rektor mengaku akan menyambungkan kembali sejarah antara Indonesia dan Kamboja, “Kita akan menyambungkan kembali sejarah panjang antara dua negara dekat Indonesia dan Kamboja. Beberapa hal yang ada di Indonesia berasal dari Kamboja, dan beberapa hal yang ada di Kamboja juga berasal dari Indonesia,” ujarnya.

“Tak hanya beliau, seminar Internasional ini turut dihadiri pula oleh Parlemen Senior Tangan Kanan Anwar Ibrahim Malaysia, yaitu Bapak Naggota, serta dosen-dosen, Karyawan dan para mahasiswa/i UMSB”. Pungkasnya.

Dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Muhammadiyah, seminar Internasional ini membahas tentang sejarah perkembangan Islam di Kamboja. Othsman menceritakan bagaimana Raja Kamboja dahulu melarang penggunaan memakai hijab di sekolah dan lingkungan hingga pada 1970an, Raja Kamboja memperbolehkan wanita berpakaian Islam lengkap. Sejak saat itu, Raja Kamboja mulai memberi ruang kepada umat muslim di Kamboja walaupun jumlahnya hanya lima persen. Lambat laun, umat muslim pun mendapat kebebasan, salah satunya, dengan diizinkannya memakan nama Islam serta Perdana Menteri Kamboja Samdech Akka Moha Sena Padei Techo Hun Sen mengharuskan semua rumah sakit memiliki ruang untuk umat muslim salat.

Untuk itu, sebagai negara memiliki jumlah penduduk muslim terbesar di dunia, Kamboja berharap dan menginginkan diplomasi lebih dalam dan lebih jauh lagi terhadap Indonesia mengingat keduanya masih berada dalam kawasan yang sama yaitu Asia Tenggara. Sehingga Kamboja percaya bahwa Indonesia dapat memberikan kontribusi besar terhadap perkembangan Islam di Kamboja.

Agenda seminar Internasional ini dilanjutkan dengan pidato penutup dari Direktur Pascasarjana, Dr. Mahyudin Ritonga, MA, yang kemudian disusul dengan pemberian cendramata Oleh Rektor UMSB kepada Dato  Otsman Hassan dan sesi foto bersama dengan para petinggi perwakilan Kamboja. (Padang, 06/12/2019)

 

 

 

 

Komentar 0

Tulis Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Hubungi Kami

Kami siap membantu Anda. Jangan ragu menghubungi kami melalui informasi berikut.

Alamat

Jln. Pasir Kandang No. 4
Koto Tangah, Padang, 25172

Telepon

(0751) 482274