info@umsb.ac.id 0823 8497 0907
WhatsApp
Berita

UM Sumatera Barat Lolos Dua Tim pada Program Mahasiswa Berdampak Tahun 2026

Oleh: Humas UM Sumbar
Selasa, 27 Januari 2026
09:20:00
Dibaca: 236 kali
UM Sumatera Barat Lolos Dua Tim pada Program Mahasiswa Berdampak Tahun 2026

https://bima.kemdiktisaintek.go.id/pengumuman

Humas UM Sumatera Barat — Universitas Muhammadiyah (UM) Sumatera Barat berhasil meloloskan dua tim pada Program Mahasiswa Berdampak Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM).

Berdasarkan Keputusan Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat tentang Penerima Pendanaan Program Mahasiswa Berdampak : Pemberdayaan Masyarakat dalam Pemulihan Dampak Bencana di Sumatra Tahun 2026, dari 4 usulan dari UM Sumatera Barat, dua dinyatakan lolos dan memperoleh pendanaan setelah melalui proses seleksi administrasi dan penilaian substansi.

Adapun dua Tim pada Program Mahasiswa Berdampak merupakan pendampingan dari dosen UM Sumatera Barat Helga Yermadona dengan judul kegiatan “Pemulihan Pascabencana Berbasis Ekonomi Biru dan Ekowisata Berkelanjutan di Nagari Maninjau Kabupaten Agam”, dan Wedy Nasrul dengan judul kegiatan “Pemulihan Pertanian Pasca Bencana Nagari Sungai Batang Kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat.”

Program Mahasiswa Berdampak merupakan program nasional yang bertujuan untuk meningkatkan peran mahasiswa dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam upaya pemulihan dampak bencana. Program ini mendorong penerapan hasil pembelajaran dan riset di perguruan tinggi agar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat melalui pendekatan kolaboratif, kontekstual, dan berkelanjutan.

Rektor UM Sumatera Barat, Dr. Riki Saputra, M.A., menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan UM Sumatera Barat pada Program Mahasiswa Berdampak Tahun 2026 merupakan bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung kebijakan nasional penguatan pengabdian kepada masyarakat.

“Program Mahasiswa Berdampak sejalan dengan arah kebijakan penguatan caturdarma perguruan tinggi. Melalui program ini, UM Sumatera Barat mendorong sivitas akademika untuk terlibat aktif dalam pemulihan masyarakat terdampak bencana melalui pendekatan berbasis kebutuhan lokal dan keberlanjutan program,” ujar Rektor.

Sementara itu, Helga Yermadona selaku pendamping tim mahasiswa menyampaikan bahwa program yang diusulkan diarahkan untuk mendorong pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana melalui optimalisasi potensi lokal secara berkelanjutan.

“Pendekatan ekonomi biru dan ekowisata berkelanjutan diharapkan dapat menjadi alternatif pemulihan ekonomi masyarakat Nagari Maninjau yang tidak hanya berorientasi pada pemulihan jangka pendek, tetapi juga keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Wedy Nasrul selaku pendamping tim mahasiswa lainnya menyampaikan bahwa program pemulihan pertanian yang diusulkan berfokus pada penguatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi dampak bencana.

“Program ini dirancang untuk mendukung pemulihan sektor pertanian di Nagari Sungai Batang melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat, peningkatan produktivitas, serta penguatan ketahanan sektor pertanian pascabencana,” ungkapnya.

UM Sumatera Barat berkomitmen untuk mendukung pelaksanaan kegiatan secara optimal serta memastikan seluruh program yang dijalankan dapat memberikan dampak nyata dan terukur bagi masyarakat sasaran sesuai dengan tujuan Program Mahasiswa Berdampak Tahun 2026.

 

#AHD2026 #LLDIKTIWilayahX #DiktisaintekBerdampak #KampusBerdampak #HumasPTS #AnugerahHumasDiktisaintek

Komentar 0

Tulis Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Hubungi Kami

Kami siap membantu Anda. Jangan ragu menghubungi kami melalui informasi berikut.

Alamat

Jln. Pasir Kandang No. 4
Koto Tangah, Padang, 25172

Telepon

(0751) 482274