info@umsb.ac.id 0823 8497 0907
WhatsApp
Berita

Dr. Fitri Alrasyi, Dosen UM Sumatera Barat Raih Beasiswa Belajar Bahasa Arab Langsung di Universitas UMM Al-Qura Mekah

Oleh: Humas UM Sumbar
Jumat, 03 Juli 2026
08:40:00
Dibaca: 1533 kali
Dr. Fitri Alrasyi, Dosen UM Sumatera Barat Raih Beasiswa Belajar Bahasa Arab Langsung di Universitas UMM Al-Qura Mekah

Humas UM Sumatera Barat - Universitas Muhammadiyah (UM) Sumatera Barat kembali mencatatkan prestasi di tingkat internasional. Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Fakultas Agama Islam (FAI), Dr. Fitri Alrasyi, M.A., berhasil meraih beasiswa untuk mengikuti Pelatihan Intensif Daurah Bahasa Arab bagi Pengajar Bahasa Arab Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan 'Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia yang diselenggarakan oleh Muhammadiyah Scholarship Agency (MSA) Pimpinan Pusat Muhammadiyah Jakarta bekerjasama dengan Universitas UMM Al-Qura Makkah Al-Mukarramah, Arab Saudi.

Program bergengsi tersebut akan berlangsung dari 2 hingga 23 Juli mendatang di University UMM Al-Qura, Makkah Al-Mukarramah, salah satu perguruan tinggi Islam terkemuka di dunia yang dikenal sebagai pusat pengembangan ilmu-ilmu keislaman dan bahasa Arab. Pelatihan tersebut diikuti oleh para dosen bahasa Arab dari berbagai PTMA di Indonesia sebagai upaya meningkatkan kompetensi akademik, profesional, dan kemampuan berbahasa Arab secara langsung di lingkungan penutur aslinya.

Berdasarkan agenda kegiatan yang telah ditetapkan panitia, peserta akan memulai perjalanan pada Kamis (2/7) melalui Bandara Soekarno-Hatta menuju Jeddah. Setelah tiba di Arab Saudi, peserta akan melanjutkan perjalanan ke Kota Makkah untuk mengikuti rangkaian kegiatan pembukaan, orientasi, serta pelaksanaan Daurah Bahasa Arab yang berlangsung secara intensif sejak 5 hingga 16 Juli. Selama periode tersebut, peserta juga dijadwalkan mengikuti halaqah tahsin dan tahfiz di Masjidil Haram, kunjungan akademik, serta berbagai kegiatan pendukung lainnya.

Selain pembelajaran di kelas, program tersebut juga memberikan pengalaman akademik dan spiritual yang komprehensif. Peserta akan mengikuti kunjungan ke Kiswah Factory, city tour edukatif di Kota Makkah, serta rangkaian kegiatan penutupan pelatihan sebelum melanjutkan perjalanan ke Madinah. Di Kota Nabi tersebut, peserta akan mengunjungi Masjid Quba, Jabal Uhud, Percetakan Al-Qur'an, Museum Al-Qur'an, serta melaksanakan ibadah di Masjid Nabawi dan mengikuti jadwal Raudhah sesuai ketentuan yang telah ditetapkan panitia.

Usai menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan, para peserta juga akan melaksanakan ibadah umrah sebagai bagian dari agenda program. Momentum tersebut menjadi pengalaman yang sangat berharga karena tidak hanya meningkatkan kapasitas akademik dalam penguasaan bahasa Arab, tetapi juga memperkuat nilai-nilai spiritual yang menjadi landasan pendidikan Islam.

Terkait keberangkatannya ke Makkah, Dosen PBA FAI UM Sumatera Barat Dr. Fitri Alrasyi, M.A. mengungkapkan bahwa proses untuk memperoleh kesempatan mengikuti program tersebut tidaklah sederhana. Ia menjelaskan bahwa tahapan awal yang harus dilalui adalah menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi yang telah ditentukan oleh penyelenggara. Setelah itu, peserta diwajibkan mengisi formulir resmi yang diterbitkan langsung oleh Universitas UMM Al-Qura Makkah.

"Langkah awal yang saya lakukan yakni mencoba menyelesaikan dan melengkapi semua administrasi yang disyaratkan. Setelah itu saya diminta mengisi formulir yang langsung berasal dari UMM Al-Qura Makkah. Seluruh isi formulir tersebut mengukur kemampuan peserta dalam menggunakan bahasa Arab, sekaligus menjadi bentuk penilaian terhadap kemauan dan kesungguhan peserta yang mendaftar untuk mengikuti program ini," tuturnya sebelum keberangkatan ke Bandara Soekarno-Hatta.

Menurutnya, kesempatan belajar bahasa Arab secara langsung di salah satu universitas terbaik di dunia Islam merupakan pengalaman sangat berharga bagi seorang pendidik. Interaksi dengan lingkungan akademik internasional dan penggunaan bahasa Arab dalam kehidupan sehari-hari diyakini akan semakin meningkatkan kompetensinya sebagai pengajar dalam menyampaikan materi kepada mahasiswa di tanah air nanti.

Lebih lanjut ia berharap program tersebut dapat memberikan manfaat lebih luas bagi pengembangan institusi dan pendidikan bahasa Arab di lingkungan Muhammadiyah. “Diharapkan UM Sumatera Barat dapat terus berpartisipasi dalam program Daurah Bahasa Arab setiap tahun sehingga semakin banyak dosen yang memperoleh kesempatan meningkatkan kompetensi melalui pembelajaran langsung dari sumber ilmu bahasa Arab,” harapnya.

Selain itu, ia juga berharap program yang diinisiasi Muhammadiyah tersebut mampu meningkatkan minat masyarakat, khususnya para dosen dan pemerhati bahasa Arab, untuk mempelajari bahasa Al-Qur'an dan As-Sunnah secara lebih mendalam. "Belajar bahasa Arab langsung dari sumber ilmunya tentu akan memberikan motivasi lebih besar bagi siapapun untuk semakin intens mendalami bahasa Arab. Semoga program ini terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi pengembangan kualitas pendidikan bahasa Arab di Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah, sekaligus mendukung internasionalisasi UM Sumatera Barat dalam bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia," tutupnya. (tia)

 

#AHD2026 #LLDIKTIWilayahX #DiktisaintekBerdampak #KampusBerdampak #HumasPTS #AnugerahHumasDiktisaintek

Komentar 0

Tulis Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Hubungi Kami

Kami siap membantu Anda. Jangan ragu menghubungi kami melalui informasi berikut.

Alamat

Jln. Pasir Kandang No. 4
Koto Tangah, Padang, 25172

Telepon

(0751) 482274