info@umsb.ac.id 0823 8497 0907
WhatsApp
Berita

UM Sumatera Barat Hadirkan Wamendiktisaintek RI, Bahas Peran Perguruan Tinggi sebagai Problem Solver Bangsa

Oleh: Humas UM Sumbar
Rabu, 05 Agustus 2026
07:12:00
Dibaca: 96 kali
UM Sumatera Barat Hadirkan Wamendiktisaintek RI, Bahas Peran Perguruan Tinggi sebagai Problem Solver Bangsa

Dokumentasi oleh Rahmadi Akbar, S.Sos

Humas UM Sumatera Barat – Universitas Muhammadiyah (UM) Sumatera Barat menggelar kuliah umum bertajuk "Peran Perguruan Tinggi Sebagai Problem Solver Tantangan Bangsa" dengan menghadirkan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Republik Indonesia, Prof. Dr. Fauzan, M.Pd. Kegiatan yang berlangsung di Convention Hall Prof. Dr. KH. Yunahar Ilyas, M.Ag, Kampus Bukittinggi, Rabu (5/8) tersebut, diikuti oleh pimpinan perguruan tinggi, dosen, mahasiswa, serta tamu undangan dari berbagai institusi pendidikan.

Dalam paparannya, Prof. Fauzan menegaskan, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab strategis dalam mendukung terwujudnya lima dari delapan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden, khususnya pada bidang penguatan sumber daya manusia, penciptaan lapangan kerja, hilirisasi industri, pembangunan desa, serta penguatan ketahanan nasional. Menurutnya, perguruan tinggi tidak lagi cukup berperan sebagai lembaga pendidikan yang menghasilkan lulusan, melainkan harus menjadi pusat lahirnya solusi atas berbagai persoalan bangsa melalui pendidikan, riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.

Ia menjelaskan, Indonesia masih menghadapi sejumlah tantangan besar, di antaranya penurunan angka kemiskinan, penguatan ekonomi kerakyatan, ketahanan pangan dan kemaritiman, pengembangan teknologi, energi dan air, peningkatan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, percepatan hilirisasi industri, hingga pembangunan infrastruktur yang merata. Berbagai tantangan tersebut menurutnya, hanya dapat diatasi apabila perguruan tinggi mampu berkolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, dunia industri (DUDI), dan masyarakat untuk menghasilkan inovasi yang berdampak nyata.

Prof. Fauzan juga memaparkan kondisi pendidikan tinggi Indonesia saat ini yang memiliki lebih dari 4.400 perguruan tinggi, sekitar 303 ribu dosen, dan hampir 10 juta mahasiswa. Besarnya potensi tersebut dinilai harus diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat dan dunia kerja. Ia mengingatkan, generasi muda saat ini menginginkan pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan industri, memiliki pembelajaran praktis, menjamin kesiapan kerja, memperkuat soft skills, serta memberikan nilai investasi pendidikan yang jelas bagi masa depan mereka.

Lebih lanjut, Wamendiktisaintek menekankan pentingnya transformasi tata kelola perguruan tinggi agar lebih adaptif terhadap perubahan. Perguruan tinggi diharapkan mampu memahami kebutuhan masyarakat, menciptakan inovasi dan keunggulan, menghasilkan nilai kesejahteraan, serta membangun budaya kerja yang kolaboratif. Paradigma pendidikan tinggi juga harus bergeser dari kompetisi antar institusi menuju kolaborasi lintas perguruan tinggi yang berorientasi pada dampak, termasuk melalui riset bersama dan pengabdian masyarakat yang mampu memberikan solusi pembangunan secara berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Fauzan turut menyoroti sejumlah tantangan sosial yang masih dihadapi Indonesia, seperti angka pengangguran lulusan perguruan tinggi, tingkat kemiskinan di berbagai daerah, hingga masih tingginya jumlah usia sekolah yang belum mengenyam pendidikan. Ia menegaskan, data tersebut seharusnya menjadi dasar bagi perguruan tinggi dalam menyusun program akademik, penelitian, dan pengabdian relevan dengan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan sebuah perguruan tinggi tidak lagi diukur hanya dari jumlah lulusan atau publikasi ilmiah, tetapi dari sejauhmana kontribusinya mampu memberikan solusi terhadap persoalan yang dihadapi bangsa. (tia)

Komentar 0

Tulis Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Hubungi Kami

Kami siap membantu Anda. Jangan ragu menghubungi kami melalui informasi berikut.

Alamat

Jln. Pasir Kandang No. 4
Koto Tangah, Padang, 25172

Telepon

(0751) 482274