Dosen UM Sumatera Barat, Efri Yoni Baikoeni, M.A Abadikan Jejak Guru Besar Dunia
Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Muhammadiyah (UM) Sumatera Barat, Efri Yoni Baikoeni, M.A
Humas UM Sumatera Barat - Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Muhammadiyah (UM) Sumatera Barat, Efri Yoni Baikoeni, M.A hadiri peringatan Dies Natalis ke-70 Universitas Andalas (UNAND). Peringatan tersebut menjadi momentum mengenang kiprah tokoh akademik yang telah memberikan kontribusi bagi perkembangan ilmu bahasa di Indonesia. Salah satu bentuk penghormatan tersebut diwujudkan melalui pra-peluncuran 70 buku, termasuk biografi Prof. Dr. Khaidir Anwar, MA, berjudul Dari Inggris ke Limau Manis, yang turut ditulis oleh Efri Yoni, MA bersama Yulnetri, MPd., Dr. Feni Munifatullah, dan Dr. Indraddin, MSi.
Dosen UM Sumatera Barat Efri Yoni, M.A mengatakan, penerbitan buku Dari Inggris ke Limau Manis tidak sekadar menjadi bagian dari perayaan Dies Natalis UNAND. Buku tersebut juga disusun sebagai bentuk penghormatan mengenang tiga dekade wafatnya Prof. Khaidir Anwar, seorang tokoh yang pernah mengabdikan diri di Fakultas Sastra UNAND, yang kini menjadi Fakultas Ilmu Budaya (FIB). “Melalui karya biografi ini, para penulis berupaya mendokumentasikan perjalanan hidup, pemikiran dan kontribusi akademik Prof. Khaidir Anwar agar tetap dikenal oleh generasi berikutnya,” tuturnya.
Prof. Khaidir Anwar kata Efri Yoni, dikenal sebagai ahli bahasa bereputasi internasional yang dikukuhkan sebagai guru besar tetap Ilmu Bahasa UNAND pada 1990. Ia juga pernah dipercaya menjabat Dekan Fakultas Sastra UNAND periode 1983 - 1988. Sebelum mengabdi di UNAND, ia tercatat sebagai dosen IKIP Bandung pada 1960–1972, kemudian melanjutkan kiprahnya sebagai dosen Bahasa Indonesia pada School of Oriental and African Studies (SOAS), University of London.
Lanjutnya, Prof. Khaidir Anwar lahir pada 1932 di Nagari Tanjung Bonai, Kecamatan Lintau Buo Utara, dan dibesarkan di Situjuh karena ayahnya berasal dari Situjuah Gadang, Kabupaten Lima Puluh Kota. Ia menikah dengan Dra. Wahidar Khaidir, MLS, dan dikaruniai tiga putri, yakni Prof. Dr. Dewi Fortuna Anwar, MA, Dra. Sri Danti Anwar, MA, dan Desi Anwar, MA. Prof. Khaidir Anwar wafat pada 23 Maret 1995 di Padang.
Kehadiran biografi Dari Inggris ke Limau Manis sebutnya, menjadi pengingat perjalanan perguruan tinggi juga dibentuk oleh dedikasi para akademisi yang melampaui batas ruang dan zaman. Melalui karya tersebut, Efri Yoni bersama para penulis berharap warisan keilmuan Prof. Khaidir Anwar dapat terus dipelajari, menginspirasi generasi muda, serta memperkuat budaya dokumentasi dan literasi akademik di lingkungan perguruan tinggi.
Komentar 0
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!
Hubungi Kami
Kami siap membantu Anda. Jangan ragu menghubungi kami melalui informasi berikut.
Alamat
Jln. Pasir Kandang No. 4
Koto Tangah, Padang, 25172