UM Sumatera Barat Perkuat Sinergi dengan Kemenag Pessel dalam Pengembangan Penyuluh Agama
Humas UM Sumatera Barat – Pascasarjana Universitas Muhammadiyah (UM) Sumatera Barat melakukan silaturahmi ke Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Pesisir Selatan, Kamis (24/9). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun sinergi antara perguruan tinggi dan Kementerian Agama dalam penguatan sumber daya manusia, khususnya peningkatan kompetensi penyuluh agama di lingkungan Kankemenag Pesisir Selatan.
Kegiatan yang mengangkat agenda Penguatan Kompetensi Penyuluh Agama sebagai bentuk tindak lanjut kerjasama antara UM Sumatera Barat dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat tersebut juga merupakan pengejawantahan dari Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Nomor 717/I.0/F/2026 antara UM Sumatera Barat dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat. Di mana kerjasama tersebut menjadi landasan bagi kedua lembaga untuk terus mendorong peningkatan mutu sumber daya manusia melalui berbagai kegiatan akademik dan pengabdian yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Dalam agenda tersebut, Direktur Pascasarjana UM Sumatera Barat, Dr. Mursal, M.Ag., memaparkan berbagai kemudahan yang dapat diperoleh masyarakat, khususnya para aparatur dan penyuluh agama, dalam melanjutkan pendidikan di Pascasarjana UM Sumatera Barat. Pascasarjana UM Sumatera Barat menyelenggarakan program pendidikan Doktor (S3) dan Magister (S2) dengan berbagai kemudahan yang diharapkan dapat membuka akses lebih luas bagi para profesional untuk meningkatkan kualifikasi akademik tanpa meninggalkan tugas dan pengabdian di masyarakat.
Dukungan terhadap kegiatan tersebut disampaikan oleh pihak Kakankemenag Pesisir Selatan, H. Yufrizal, S.Ag., M.H.I..Dirinya menyambut baik sinergi bersama UM Sumatera Barat, terlebih Pesisir Selatan menjadi salah satu daerah dengan jumlah alumni Pascasarjana UM Sumatera Barat yang cukup banyak. Kondisi tersebut menjadi modal penting memperkuat jejaring akademik sekaligus membuka peluang kolaborasi lanjutan antara alumni, penyuluh agama, perguruan tinggi, dan Kementerian Agama.

Salah satu materi yang menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut adalah penguatan metodologi dakwah kontemporer dan komunikasi publik efektif. Materi tersebut disampaikan oleh dosen pakar UM Sumatera Barat Dr. Firdaus, M.H.I dengan pendekatan yang kontekstual agar penyuluh mampu menghadapi berbagai persoalan masyarakat, termasuk derasnya arus informasi digital, penyebaran hoaks, ujaran kebencian, serta beragam pemahaman keagamaan yang berkembang di ruang publik.
Selain aspek metodologi dakwah, penguatan moderasi beragama dalam bingkai kearifan lokal Minangkabau juga menjadi bagian dari pembahasan. Sebanyak 100 peserta mengikuti kegiatan tersebut, yang terdiri atas Penyuluh Agama Islam Fungsional, baik PNS maupun PPPK, serta Penyuluh Agama Islam Non-PNS atau honorer yang merupakan perwakilan dari masing-masing kecamatan di Kabupaten Pesisir Selatan. Melalui kegiatan tersebut, para peserta diharapkan mampu meningkatkan kualitas bimbingan dan penyuluhan kepada masyarakat serta memanfaatkan media digital sebagai sarana dakwah yang inovatif. (tia)
Komentar 0
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!
Hubungi Kami
Kami siap membantu Anda. Jangan ragu menghubungi kami melalui informasi berikut.
Alamat
Jln. Pasir Kandang No. 4
Koto Tangah, Padang, 25172