info@umsb.ac.id 0823 8497 0907
WhatsApp
Berita

Syukur Asrida, Mahasiswa Magister PAI UM Sumatera Barat Raih Juara 3 Tafsir Bahasa Inggris MTQ Ke-42 Kota Padang

Oleh: Humas UM Sumbar
Kamis, 15 Oktober 2026
03:43:00
Dibaca: 107 kali
Syukur Asrida, Mahasiswa Magister PAI UM Sumatera Barat Raih Juara 3 Tafsir Bahasa Inggris MTQ Ke-42 Kota Padang

Humas UM Sumatera Barat – Syukur Asrida Utama, S.Pd., mahasiswa Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Muhammadiyah (UM) Sumatera Barat, sukses meraih juara 3 pada Lomba Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-42 tingkat Kota Padang cabang Tafsir Bahasa Inggris. Kegiatan yang diselenggarakan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Padang tersebut berlangsung pada 10–14 Oktober 2026 di Balai Kota Padang.

Cabang Tafsir Bahasa Inggris merupakan salah satu bidang perlombaan yang menguji kemampuan peserta dalam memahami makna ayat-ayat Al-Qur’an, menguraikan kandungan tafsir serta menyampaikannya menggunakan bahasa Inggris. Bidang tersebut menuntut penguasaan ilmu keislaman yang baik sekaligus keterampilan berbahasa agar pesan Al-Qur’an dapat dipahami dan dikomunikasikan secara lebih luas.

Keikutsertaan Syukur dalam MTQ ke-42 Kota Padang menjadi kesempatan untuk mengembangkan kapasitas diri, memperdalam pemahaman terhadap Al-Qur’an, serta mengasah kemampuan menyampaikan nilai-nilai Islam secara komunikatif. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut juga memberikan ruang bagi peserta untuk memperluas wawasan keislaman dan bertukar pengalaman dengan peserta lainnya.

Bagi mahasiswa Pendidikan Agama Islam ungkap Syukur, partisipasi dalam cabang Tafsir Bahasa Inggris memiliki relevansi dengan pengembangan kompetensi akademik dan keagamaan. Kemampuan memahami tafsir serta menyampaikan pesan Al-Qur’an dalam bahasa internasional dapat menjadi bekal dalam kegiatan dakwah, pendidikan dan penyebaran nilai-nilai Islam di tengah masyarakat yang semakin terbuka dan beragam.

Syukur menyampaikan, proses belajar harus terus dilakukan oleh setiap orang untuk mengembangkan pengetahuan dan kemampuan. Menurutnya, tidak ada manusia yang dilahirkan dalam keadaan berilmu sehingga setiap individu perlu memiliki kemauan untuk terus belajar dan memperbaiki diri. Pandangan tersebut menjadi pengingat bahwa ilmu pengetahuan diperoleh melalui proses, ketekunan, dan kesungguhan dalam menuntut ilmu.

“Teruslah belajar karena tidak ada manusia yang dilahirkan dalam keadaan berilmu,” ungkap Syukur. Pesan tersebut diharapkan dapat memotivasi mahasiswa untuk tidak berhenti mengembangkan potensi diri, berani mengambil kesempatan untuk berkompetisi, serta menjadikan setiap pengalaman sebagai bagian dari proses pembelajaran. (tia)

 

Komentar 0

Tulis Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Hubungi Kami

Kami siap membantu Anda. Jangan ragu menghubungi kami melalui informasi berikut.

Alamat

Jln. Pasir Kandang No. 4
Koto Tangah, Padang, 25172

Telepon

(0751) 482274