info@umsb.ac.id 0823 8497 0907
WhatsApp
Berita

Tendik FAI UM Sumatera Barat Reyhan Respati Terbitkan Book Chapter, Angkat Filosofi Ukiran Rumah Gadang

Oleh: Humas UM Sumbar
Jumat, 30 Oktober 2026
10:52:00
Dibaca: 18 kali
Tendik FAI UM Sumatera Barat Reyhan Respati Terbitkan Book Chapter, Angkat Filosofi Ukiran Rumah Gadang

Humas UM Sumatera Barat - Kiprah dalam dunia literasi kembali ditunjukkan oleh sivitas akademika Universitas Muhammadiyah (UM) Sumatera Barat. Reyhan Respati, S.Psi., Kasubag Umum Fakultas Agama Islam (FAI), berhasil menerbitkan karya dalam sebuah book chapter melalui tulisan feature berjudul “Bahasa Kayu dari Rumah Gadang” yang mengangkat kekayaan filosofi ukiran Rumah Gadang di Muaro Paneh, Kabupaten Solok.

Reyhan mengungkapkan, karya tersebut lahir melalui proses seleksi yang diikuti sekitar 250 pendaftar. Dari jumlah tersebut, sebanyak 50 peserta terpilih mengikuti rangkaian Workshop kepenulisan yang digagas oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sumatera Barat. “Program ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan menulis sekaligus mendorong peserta menggali potensi budaya lokal agar dapat diangkat menjadi karya tulis yang informatif, menarik, dan bernilai edukatif,” ungkapnya.

Selama proses pengembangan tulisan kata dia, para peserta mengikuti tiga kali bimtek dengan mendapatkan pembekalan dari penulis dan pegiat literasi Sumatera Barat, yakni Yusrizal KW, Drs. Ivan Fadilla, M.Hum., dan Dedi Arsa, M.Hum. Selain memperdalam teknik penulisan feature, peserta juga diarahkan melakukan riset terhadap topik yang dipilih agar karya yang dihasilkan memiliki landasan informasi kuat dan mampu menyampaikan pesan budaya secara mendalam.

Dalam tulisannya, Reyhan mengangkat ukiran Rumah Gadang di Muaro Paneh, Kabupaten Solok, yang merupakan kampung halamannya sendiri. Melalui judul “Bahasa Kayu dari Rumah Gadang”, ia mengajak pembaca memahami bahwa Rumah Gadang tidak sekadar menjadi simbol arsitektur tradisional Minangkabau, tetapi juga menyimpan nilai kehidupan, cara berpikir, serta pandangan dunia masyarakat yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Tulisan tersebut menyoroti ukiran Rumah Gadang sebagai bentuk komunikasi budaya yang merekam pesan moral dan filosofi kehidupan masyarakat Minangkabau. Ragam hias yang terpahat pada kayu tidak hanya menghadirkan keindahan visual, tetapi juga menyimpan makna yang berkaitan dengan kehidupan sosial, sistem kekerabatan, dan nilai-nilai yang menjadi pedoman masyarakat. Dalam konteks ini, ukiran Rumah Gadang dapat dipandang sebagai “buku pintar” yang menyampaikan pengetahuan melalui simbol dan kearifan lokal.

Salah satu filosofi utama yang diangkat dalam tulisan tersebut ialah Alam Takambang Jadi Guru, sebuah falsafah Minangkabau yang mengajarkan bahwa alam merupakan sumber pembelajaran bagi manusia. Berbagai fenomena alam menjadi inspirasi dalam memahami kehidupan, termasuk nilai keteraturan, keseimbangan, keteguhan dan hubungan antarmakhluk. Nilai-nilai tersebut kemudian diwujudkan melalui simbol-simbol yang dipahat pada kayu dan diwariskan sebagai bagian dari identitas budaya Minangkabau.

Penerbitan book chapter tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi Reyhan Respati dalam memperkenalkan kekayaan budaya lokal melalui tulisan. Karyanya diharap dapat meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap warisan budaya Minangkabau sekaligus mendorong generasi muda untuk mengenali, mendokumentasikan dan melestarikan nilai-nilai kearifan lokal. Kiprah tersebut juga turut memperlihatkan bahwa kontribusi pegawai perguruan tinggi dapat diwujudkan melalui pengembangan literasi dan pengenalan budaya daerah kepada masyarakat luas. (tia)

Komentar 0

Tulis Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Hubungi Kami

Kami siap membantu Anda. Jangan ragu menghubungi kami melalui informasi berikut.

Alamat

Jln. Pasir Kandang No. 4
Koto Tangah, Padang, 25172

Telepon

(0751) 482274