Rektor UMSB Jajaki Pendirian Kampus Baru
Kedatangan Rektor UMSB, Dr Riki Saputra, MA bersama rombongan disambut masyarakat Rumbai, Mapattunggul. Ikut mendampingi, Ketua PDM Pasaman, Habibullah.
[HUMAS-UMSB] Jajaki pendirian kampus baru, Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB), Dr Riki Saputra, MA kunjungi Rumbai, Nagari Muarotais, Kecamatan Mapattunggul, Kabupaten Pasaman, Jumat (16/10/2020).
Salah satu tokoh masyarakat Rumbai, Emdison menyambut baik kedatangan salah satu rektor termuda di Indonesia itu. Masyarakat setempat, kata dia, sangat berharap akan kehadiran perguruan tinggi di Pasaman, khususnya di Rumbai.
"Perguruan tinggi perlu hadir guna meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Pasaman yang masih rendah. Selain itu, letak Rumbai sangat strategis karena berbatasan langsung dengan Rohul, Riau dan Padang Lawas, Sumut," katanya.
Untuk mendukung berdirinya kampus baru UMSB di daerah itu, Masyarakat, dalam hal ini PCM Muhammadiyah Rumbai, sudah menyiapkan tanah seluas 2 hektar lebih sebagai syarat pendirian kampus kelas jauh.
"Kita berharap, Bapak Rektor bersedia membuka salah satu fakultas atau prodi kelas jauh di Rumbai. UMSB adalah bagian dari Muhammadiyah. Seluruh masyarakat Rumbai, adalah Muhammadiyah," tukasnya.
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Pasaman, Habibullah sedikitnya memaparkan empat kajian dihadapan rektor UMSB, sebagai bahan untuk memperkuat pendirian perguruan tinggi di Rumbai.
"Secara kajian akademis, geografis, SDM dan transportasi Rumbai ini layak berdiri sebuah perguruan tinggi. Harapan kita, sama dengan masyarakat, UMSB dapat mendirikan salah satu kampusnya disini," katanya.
Ia berharap, rencana pengembangan UMSB di Rumbai tidak berlarut larut, agar masyarakat yang sudah rela menghibahkan tanah untuk pendirian kampus itu tidak merasa di PHP.
"Hendaknya jangan berlama lama yah pak Rektor, agar masyarakat tidak terkesan di PHP. Masyarakat sudah semangat ini, apalagi mayoritas penduduk Rumbai adalah warga Muhammadiyah," pungkas Ketua MUI dan Baznas Pasaman ini.
Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB), Riki Saputra berjanji akan mewujudkan berdirinya kampus UMSB di daerah itu. Namun, pihaknya perlu melakukan sejumlah kajian dan analisa terlebih dahulu. Ia pun mengapresiasi niat baik dan ketulusan masyarakat rela menghibahkan tanahnya untuk pendirian kampus UMSB.
"Kami sangat terharu dengan ketulusan dan keikhlasan masyarakat Rumbai. Ini pertanda masyarakat ingin mengembangkan dunia pendidikan. Dalam waktu dekat, ini akan segera kami telaah, kami bahas. Semoga niat baik ini bisa kita segerakan," katanya.
Saat ini, kata Riki, UMSB sudah hadir diempat kabupaten/kota di Sumatera Barat, yaitu di Payakumbuh, Bukittinggi, Padang Panjang dan Kota Padang, dengan jumlah mahasiswanya mencapai 6.000 an lebih. Untuk pengembangan kampus, UMSB juga telah memiliki asset tanah seluas 15 Hektar di Tarok City, Padang Pariaman dan di By Pass Padang.
"Mudah-mudahan kampus kelima itu ada di Pasaman, tepatnya di Rumbai, Mapattunggul. Semoga ini bisa kita wujudkan bersama-sama. Mudah-mudahan tidak ada aral melintang yang membuat rencana ini terhalang, semoga semua ini bisa berjalan baik dan lancar," katanya.
Ia mengatakan, bahwa pendirian kampus baru UMSB di Pasaman cukup potensial. Untuk itu, kata dia, pihak UMSB dalam waktu dekat akan melakukan semacam survei ke masyarakat untuk menentukan jurusan atau fakultas yang cocok didirikan.
"Ini potensi yang sangat besar, karena di Pasaman belum ada yang namanya universitas, tapi sekolah tinggi ada. Kita pun akan melakukan survei untuk menentukan jurusan/fakultas apa yang mau kita dirikan disini," ujarnya. (PASAMAN, HARIANHALUAN.COM )
Komentar 0
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!
Hubungi Kami
Kami siap membantu Anda. Jangan ragu menghubungi kami melalui informasi berikut.
Alamat
Jln. Pasir Kandang No. 4
Koto Tangah, Padang, 25172