info@umsb.ac.id 0823 8497 0907
WhatsApp
Berita

Mahasiswa Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka Berkunjung ke Kampung Wisata Sarugo

Oleh: Humas UM Sumbar
Kamis, 16 Desember 2021
10:54:00
Dibaca: 235 kali
Mahasiswa Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka Berkunjung ke Kampung Wisata Sarugo

Kunjungan Mahasiswa Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka ke Kampung wisata Sarugo Binaan UM Sumbar

HUMAS UM SUMBAR- Mahasiswa Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka mengunjungi Kampung Wisata binaan UM Sumatera Barat yaitu Kampuang Sarugo pada Hari Minggu-Senin Tanggal 12-13 Desember kemaren.

Kampuang Sarugo merupakan akronim dari Saribu Gonjong. Istilah tersebut merujuk kepada banyaknya Rumah Gadang (Rumah Adat Minangkabau) di desa tersebut. Kampuang Sarugo terletak di Koto Tinggi, Kecamatan Gunuang Omeh, Kabupaten Lima Puluh Kota. Untuk menuju kesana butuh waktu sekitar 4 jam dari kota Padang.

Sesampainya di Kampuang Sarugo, mahasiswa PMM yg berjumlah 13 orang serta didampingi oleh dosen modul nusantara Anesia Noviliza, S.Pd.I, M.A, Mentor Nusantara Sandra Desfi mahasiswi Pariwisata UM SUMBAR, serta 2 orang dari tim PMM yaitu Reyhan Respati, S.Psi dan Gusti Randa, S.Kom disambut dengan Tari Galombang yang ditarikan oleh pemuda pemudi lokal. Kemudian mereka dibawa ke Balai Adat untuk bertemu dan beramah tamah dengan Pemuka Adat setempat.

Setelah sholat Zuhur, ke 13 mahasiswa PMM diantar menuju homestay masing-masing. Ada homestay untuk laki-laki dan ada untuk perempuan. Homestay yang disediakan merupakan rumah gadang warga setempat sehingga mahasiswa bisa merasakan menginap di rumah adat.

Setelah beristirahat sebentar, mahasiswa menuju ke panorama di atas bukit. Darisana, mereka bisa melihat seluruh rumah gadang yang ada di Kampuang Sarugo. Selanjutnya mahasiswa dibawa ke monumen PDRI yang saat ini masih tahap renovasi. Dahulunya daerah tersebut merupakan tempat persembunyian Syafruddin Prawiranegara yang merupakan Presiden Pemerintahan Darurat Republik Indonesia di tahun 1948. Saat itu, Soekarno dan Hatta ditahan oleh Belanda dan ibukota Negara Republik Indonesia jatuh saat agresi militer Belanda 2. Presiden Syafruddin Prawiranegara bersama pejuang lainnya berjuang mempertahankan kemerdekaan Indonesia dengan mengabarkan kepada dunia bahwa Indonesia masih ada melalui radio yang mereka bawa. Setelah puas berkeliling ke area sekitar monument, mahasiswa kembali ke homestay masing-masing untuk beristirahat.

Keesokan paginya setelah sarapan, mahasiswa PMM berkunjung ke kebun jeruk dan memetik langsung buah jeruk yang ada disana. Mereka juga diajarkan cara memetik buah jeruk yang benar. Setelah puas memetik jeruk, mahasiswa kemudian berkemas dan kembali ke kampus masing-masing yang berada di kota Bukittinggi, Padang Panjang, dan kota Padang.

Hasil dari kunjungan ini, mahasiswa PMM akan membuat laporan mengenai budaya dan kegiatan mereka selama kunjungan. Kegiatan ini bisa terselenggara atas dukungan Rektor dan Wakil Rektor III UM Sumatera Barat yang telah memfasilitasi kunjungan tersebut sehingga para mahasiswa disambut dengan meriah oleh warga setempat dan merasa nyaman selama tinggal disana. Semoga kebudayaan Minang semakin tersebar luas dan dikenal oleh rakyat Indonesia dan dunia. (Reyhan Respati)

Komentar 0

Tulis Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Hubungi Kami

Kami siap membantu Anda. Jangan ragu menghubungi kami melalui informasi berikut.

Alamat

Jln. Pasir Kandang No. 4
Koto Tangah, Padang, 25172

Telepon

(0751) 482274