Kuliah Umum Fakultas Farmasi “Pharmapreneur di Era Digital”
Foto Bersama Civitas Akademika Fakultas Farmasi UM Sumbar Dalam Acara Kuliah Umum
FARMASI UM SUMBAR- Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat menghadirkan apt. Toni Firmansyah, S.Farm, Direktur utama SR12 Skincare, sebagai pemateri dalam kegiatan Kuliah Umum pada Senin, 14 Februari 2022 dengan tema “Pharmapreneur di Era Digital” yang dihadiri oleh sekitar 90 orang civitas Akademika Fakultas Farmasi.
Kuliah Umum diawali dengan kata sambutan oleh apt, Afdhil Arel, M.Farm selaku Ketua Program Studi Farmasi, selanjutnya dibuka oleh Wakil Rektor II Dr. Mursal, M.Ag, dan dilanjutkan dengan materi oleh narasumber yang dimoderatori langsung oleh Gubernur Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Farmasi, Bramantio.
Toni merupakan pengusaha asal Minang, tepatnya Tapan, Pesisir Selatan yang saat ini berusia 34 tahun dan sudah memiliki banyak perusahaan dan pabrik yang berfokus pada kosmetik dan obat-obatan. Dia membangun tiga pabrik. Satu di daerah Serang, Banten, untuk bahan baku, kemudian dua pabrik lagi di Parung dan Bogor, Jawa Barat, untuk produksi.
Pemateri mengatakan alasan menjadi pengusaha yaitu keinginannya untuk meraih bahagia dan bukan menjadi kaya karena kunci kebahagiaan menurut beliau itu adalah “Syukur”. Namun, berubah setelah memiliki istri, karena beliau sadar untuk membahagiakan istri tidak cukup dengan uang yang beliau dapat hanya dengan menjadi karyawan maka dari itu beliau merintis usaha dan mendirikan perusahaan.

Toni juga menyampaikan beberapa syarat agar bisa mendirikan perusahaan yang besar, yaitu seseorang harus memiliki Visi, Optimis, Analisa Market, Maksimal, Evaluasi, dan Inovasi. Visi perusahaan merupakan ruh dari perusahaan, kemudian memulai dan menjalankan perusahaan harus memiliki sikap yang optimis karena kalimat “harus bisa” itu akan mempengaruhi reaksi organ tubuh dalam melakukan kegiatan, namun kita tetap tidak bisa menentukan “kapan” akan terwujudnya visi tersebut. Selain itu, dalam memulai usaha kita juga harus pandai dalam analisa market, agar kita mengetahui apa yang dibutuhkan oleh pasar atau target pemasaran sehingga produk yang dihasilkan lebih bermanfaat dan menguntungkan. Hal lain, kita harus melakukannya dengan maksimal, agar tidak terjadi penyesalan. Kemudian, kita melakukan evaluasi yang bertujuan untuk mempelajari kesalahan yang terjadi selama periode tertentu, sehingga kesalahan tersebut diperbaiki dan tidak terjadi lagi. Prinsip terakhir adalah inovasi, hal ini juga harus dimiliki para pengusaha agar tidak ketinggalan perkembangan yang begitu cepat terjadi pada zaman digital.
Di akhir pertemuan, Toni berpesan: "bahwa untuk sesuatu yang besar kita harus bekerja untuk orang lain, sukses besar itu bukan tentang diri kita sendiri, bukan tentang keluarga, melainkan tentang bagaimana kita bisa bermanfaat untuk kemaslahatan orang banyak” [Fakhrur]
Komentar 0
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!
Hubungi Kami
Kami siap membantu Anda. Jangan ragu menghubungi kami melalui informasi berikut.
Alamat
Jln. Pasir Kandang No. 4
Koto Tangah, Padang, 25172