info@umsb.ac.id 0823 8497 0907
WhatsApp
Berita

Dosen UM Sumatera Barat Latih Kader Muhammadiyah Tanjung Raya Menulis Biografi Tokoh Persyarikatan

Oleh: Humas UM Sumbar
Senin, 22 Juni 2026
11:26:00
Dibaca: 60 kali
Dosen UM Sumatera Barat Latih Kader Muhammadiyah Tanjung Raya Menulis Biografi Tokoh Persyarikatan

DOSEN UM Sumatera Barat, Efri Yoni Baikoeni, M.A ketika memberikan workshop teknik penulisan buku biografi sejarah Muhammadiyah di Masjid Taqwa Muhammadiyah Maninjau, Sabtu (21/6)

Humas UM Sumatera Barat - Pimpinan Cabang Aisyiyah Tanjung Raya menggelar Pengajian Periodik Gabungan Muhammadiyah dan Aisyiyah, Sabtu (21/6) di Masjid Taqwa Muhammadiyah Maninjau. Kegiatan yang mengusung tema “Meningkatkan Sinergitas Lembaga Pendidikan Muhammadiyah dan Aisyiyah dalam Era Digital” tersebut diikuti sekitar 150 peserta yang berasal dari 23 ranting se-Kecamatan Tanjung Raya. Selain menjadi ajang silaturahmi dan penguatan organisasi, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai momentum penggalangan dana pembangunan Panti Asuhan dan Rumah Tahfiz Muhammadiyah-Aisyiyah yang tengah dibangun di Koto Kaciak, Jorong Rabaa. Salah satu agenda utama dalam pengajian tersebut adalah workshop teknik penulisan buku biografi sejarah Muhammadiyah yang dipandu langsung oleh Dosen FKIP Universitas Muhammadiyah (UM) Sumatera Barat Efri Yoni Baikoeni, M.A.

Dalam kesempatan tersebut beliau memberikan pembekalan mengenai metode penulisan sejarah dan penyusunan biografi tokoh Muhammadiyah sebagai bagian dari gerakan dokumentasi sejarah persyarikatan. Yang mana difokuskan pada penyusunan buku biografi Buya Zainoel Abidin Syoe’aib (ZAS) yang diberi judul “Masjid Boleh Runtuh, Iman Tetap Tegak”. Buku itu disusun sebagai upaya menggali, mendokumentasikan dan melestarikan jejak perjuangan tokoh Muhammadiyah di Maninjau agar dapat menjadi sumber inspirasi bagi generasi mendatang. Dalam paparannya Efri Yoni menegaskan, penulisan buku sejarah merupakan langkah strategis untuk menjaga memori kolektif Muhammadiyah. Menurutnya, sejarah bukan sekadar catatan masa lalu, tetapi menjadi fondasi penting dalam membangun identitas, arah gerakan, dan kesinambungan perjuangan Muhammadiyah di masa depan. “Menulis buku merupakan upaya mendokumentasikan sejarah Muhammadiyah yang menjadi fondasi identitas dan arah gerakan.

Muhammadiyah masa depan adalah Muhammadiyah yang mengenal akar sejarahnya, sehingga mampu menumbuhkan cabang-cabang kemajuan yang kokoh,” ujarnya. Ia berharap pelatihan tersebut tidak hanya membantu pimpinan Muhammadiyah dan Aisyiyah Cabang Tanjung Raya dalam menyusun biografi tokoh-tokoh Muhammadiyah setempat, tetapi juga mendorong lahirnya dokumentasi yang lebih lengkap mengenai perjalanan Muhammadiyah Minangkabau yang berawal dari Sungai Batang pada tahun 1925. Sementara itu Ketua Pimpinan Cabang Aisyiyah Tanjung Raya, Suhermi, S.Pd., menyampaikan bahwa pihaknya saat ini terus menggalang dukungan dana dari masyarakat dan warga Muhammadiyah guna mempercepat pembangunan Panti Asuhan dan Rumah Tahfiz yang menjadi Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) baru di wilayah tersebut. Menurutnya, pembangunan yang dimulai sejak Mei 2025 tersebut hingga kini telah mencapai lebih dari 20 persen. Selain berasal dari sumbangan masyarakat, pembangunan juga mendapat dukungan pemerintah melalui dana pokok pikiran (Pokir) anggota DPRD Kabupaten Agam Tahun 2026 dengan nilai bantuan tahap pertama sebesar Rp50 juta yang direncanakan cair pada Juli 2026. “Keberadaan panti asuhan dan rumah tahfiz tersebut diharapkan dapat memperluas layanan sosial Muhammadiyah dan Aisyiyah, khususnya bagi anak-anak laki-laki yatim, piatu, dan kurang mampu. Selama ini, Panti Asuhan Aisyiyah Cabang Tanjung Raya yang berdiri sejak tahun 1981 hanya menampung anak perempuan dengan jumlah penghuni mencapai 37 orang yang berasal dari berbagai daerah, termasuk Kabupaten Pasaman,” harapnya. (tia)

Hubungi Kami

Kami siap membantu Anda. Jangan ragu menghubungi kami melalui informasi berikut.

Alamat

Jln. Pasir Kandang No. 4
Koto Tangah, Padang, 25172

Telepon

(0751) 482274