info@umsb.ac.id (0751) 482274

Butuh Konsep Terukur Untuk Jadi Destinasi Wisata Halal

Oleh: Humas UM Sumbar   |   Jumat,21 Oktober 2022 03:03:00
Dibaca: 85 kali

Humas UM Sumatera Barat - Sumatera Barat termasuk salah satu sebagai daerah pertama di Indonesia yang dinobatkan sebagai wisata halal oleh lembaga Internasional World Halal Tourism Destination pada 2014. Berbagai program dan rencana pengembangan wisata halal juga terus dikembangkan oleh pemerintah daerah. Namun hingga saat ini, wisata halal di Sumatera Barat masih muncul dalam wacana. Padalah Sumatera Barat memiliki potensi yang cukup besar dan layak menjadi destinasi wisata halal.

Pengamat wisata, Fakultas Pariwisata UM Sumatera Barat, Moch. Abdi menilai  persepsi dan pemahaman  akan wisata halal masih menjadi salah satu kendala besar dan belum terealisasikannya wisata halal di Sumatera Barat. Mulai dari level pelaksana hingga masyarakat masih belum memahami konsep wisata halal secara utuh.

Bagaimana anda melihat perkembangan wisata halal di Sumatera Barat?

Sumatera Barat menjadi salah satu daerah pertama yang digagas untuk menjadi destinasi wisata halal. Pada 2014 Sumatera Barat dan Provinsi Lombok terpilih sebagai World Halal Tourism Destination. Jadi soal wisata halal, kita sudah dari sekitar tahun 2014 lalu mulai digagas.

Sampai sekarang juga sudah banyak program untuk mengembangkan wisata halal ini di Sumatera Barat. Bahkan Sumatera Barat juga telah memiliki Perda Nomor 1 Tahun 2020 tentang penyelenggaraan wisata halal.

Bagaimana anda melihat potensi Sumatera Barat untuk destinasi wisata halal?

 Ini bukan potensi lagi tapi Sumbar sudah layak untuk jadi destinasi wisata halal. Karena konsep wisata halal itu sangat dekat dengan identitas masyarakat Sumbar. Ditambah sebagian masyarakat Sumbar merupakan muslim.

Kita juga memiliki filosofi Adaik Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS, SBK) yang menjadi modal besar untuk mengembangkan wisata halal. Bagaimana masyarakat Sumbar sudah di didik dengan nilai-nilai agama dan adat yang masih kental sampai saat ini.

Seperti apa keterkaitan wisata halal dengan identitas masyarakat Sumbar?

Sangat dekat sekali. Karena konsep dari wisata halal ini terletak pada pelayanannya experience tourism yang dirasakan oleh wisatawan.  Wisata halal sebenarnya bagaimana sebuah destinasi wisata ramah terhadap wisatawan muslim. Seperti kulinernya, tempat penginapannya, sampai akses ibadah yang mudah. Namun selama ini kita masih banyak yang menilai jika wisata halal ini menghalalkan wisata. Perdebatan ini juga muncul pada tahun 2014 lalu.

Apakah kalau tidak wisata halal maka makanannya tidak halal? Apakah jika belum wisata halal hotel atau penginapannya haram? Persepsi-persepsi yang masih banyak dipercayai oleh banyak pihak terutama di masyarakat. Padahal wisata halal itu terletak pada pelayanannya. Sebab wisatawan internasional ini butuh kepastian lebel halal untuk kuliner yang ada di tempat wisata. Perlu diingat lagi kalu konsep wisata halal ini dikembangkan untuk wisatawan internasional.

Apa saja yang menjadi pembeda utama dalam konsep wisata halal ini?

Pertama soal ramah wisatawan muslim tadi. Bagaimana wisatawan mendapatkan kepastian jika kulinernya halal, bagaimana penginapan dan restorannya bebas dari minuman beralkohol. Hal-hal seperti ini yang menjadi fokusnya. Bukan soal halal atau haramnya objek wisata.

Lalu, bagaimana akses untuk beribadah mudah, seperti di hotel ada mushala, dikamar hotel disediakan perlengkapan Shalat.

Apa yang harus diperhatikan oleh Pemda di Sumbar untuk mengembangkan potensi yang cukup besar ini untuk menjadi destinasi wisata halal?

Hal pertama tentu membuat konsep pengembangan wisata yang jelas dan terukur. Serta aksi tindak lanjutnya. Sebab, saat ini Sumbar sudah memiliki Perda tentang wisata halal, namun kehadiran perda tersebut belum mampu memberikan dampak yang signifikan terhadap perkembangan wisata halal, implementasi dari Perda ini belum  terlaksanan dengan baik. Artinya perlua ada evaluasi menyeluruh terkait wisata halal ini.

 

Moch. Abdi, SE., MM adalah Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat.

SHARE :

KONTAK

Alamat

Jln. Pasir Kandang No. 4 Koto Tangah, Padang,25172

Email

info@umsb.ac.id

Telp

(0751) 482274